Showing posts with label Berita Hacker. Show all posts
Showing posts with label Berita Hacker. Show all posts

Friday, 4 April 2014

Berita Tentang Serangan Terhadap Negara Israel Tanggal 7 April

Peretas Anti-Israel Rencanakan Serangan Masif pada 7 April

Islam Times- "Pada saat yang sama, kami harus memperhatikan meningkatnya penggunaan dan minat dalam serangan terhadap amplifikasi, termasuk serangan NTP. Kami telah menemukan lokasi orang yang ingin mendapatkan panduan tentang penggunaan metode ini terhadap operasi yang mendatang," ujarnya.

Menurut para pakar ClearSky dan Terrogence dari Aman Group, para peretas (hacker) anti-Israel telah meretas situs kartu kredit yang sudah tidak berlaku pada Senin kemarin (10/3) dan berencana melakukan serangan besar-besaran terhadap sejumlah situs dan ponsel ("Israel") pada 7 April mendatang. Bulan itu telah diklaim sebagai "bulan hacktivis".

"Saat tanggal serangan semakin dekat, kami mengidentifikasi lebih banyak serangan cyber terhadap situs 'Israel' dan kebocoran database," kata direktur penjualan cyber Aman Group. Aman Group juga telah mengidentifikasi klaim para peretas terhadap serangan pada router dan modem di "Israel" dan pencurian ribuan alamat email yang akan dibocorkan pada 7 April.

"Pada saat yang sama, kami harus memperhatikan meningkatnya penggunaan dan minat dalam serangan terhadap amplifikasi, termasuk serangan NTP. Kami telah menemukan lokasi orang yang ingin mendapatkan panduan tentang penggunaan metode ini terhadap operasi yang mendatang," ujarnya.

Serangan cyber pada Senin (10/3) kemarin menghantam situs lama perusahaan kartu kredit Visa di "Israel". Tulisan "Free Palestine" muncul di situs berikut nama, alamat email, nomor kartu identitas, alamat rumah, dan telepon dari sekitar 1000 pemegang kartu kredit. Namun, tak ada nomor kartu kredit yang diterbitkan.

Pihak Visa menjelaskan bahwa situs yang diserang merupakan situs lama yang bukan bagian dari sistem kartu kredit yang aktif, yang sangat dilindungi dari serangan cyber. Levy mengatakan para peretas di balik serangan itu serta serangan yang direncanakan pada April nanti terdiri kelompok terorganisasi di dunia Islam, termasuk Indonesia, Otoritas Palestina, Suriah, Yordania, dan Afrika Utara.

Kampanye ini secara resmi diluncurkan pada 9 Februari lalu, dengan nama OpIsrael 3.0, dengan membuka laman resmi di Twitter (tidak aktif selama lebih dari dua minggu) dan mendistribusikan daftar 1300 situs "Israel", termasuk situs pemerintah, bank, industri pertahanan, lembaga akademik, dan media. Mereka juga berencana mengirimkan pesan spam ke ponsel.

Serangan bulan April direncanakan untuk mengikuti invasi tahun lalu dan karena itu disebut OpIsraelBirthday. Pihak penyelenggara telah merilis YouTube anti-Israel, yang diakhiri dengan ancaman serangan cyber. Video itu memperingatkan Israel, dengan kesalahan tatabahasa,

"Kami tim AnonGhost! Kami selalu di sini untuk menghukum Anda, seperti yang kami lakukan dalam operasi terakhir pada 7 April."

"Dan kami kembali lagi untuk merayakannya, karena kami adalah suara Palestina dan kami tidak akan tinggal diam."
"Kaum Muslim di mana-mana."

"Israel tak ada hanya Palestina yang... Tanggal 7 April setiap tahun akan menjadi perayaan kemenangan. Kami bangga atas apa yang telah kami lakukan sebelumnya, dan setelah setahun, kami mampu melakukannya ke leve lain."

"Kami tidak akan memaafkan kejahatan Anda terhadap saudara-saudara kami di Palestina."

"Saksikan dan tunggu kami." Berikut link videonya: http://www.youtube.com/watch?v=XvdSBX3xBHg (IT/JP/rj)

Thursday, 20 February 2014

Hacker Israel Serang Iran


Hacker Israel Serang Iran, 91 Situs Jadi Korban

Seorang hacker yang menamakan dirinya Yourikan (you_r!k@n) melakukan penyerangan terhadap situs iran. Total terdapat 91 situs yang berhasil di-deface oleh Yourukan. Bahkan di antara korbannya tersebut terdapat sebuah situs yang dimiliki oleh lembaga pemerintah, situs milik universitas dan milik perusahaan terkenal.

Dalam sebuah wawancara dengan Infosec Island, Yourikan mengatakan bahwa penyerangan tersebut dilakukannya terkait protes terhadap program nuklir Iran. “Ini adalah penyerangan terhadap Iran yang mendukung terorisme dan mengembangkan senjata nuklir untuk menghancurkan ISrael. Israel tidak akan menolerir teror, Israel tidak akan menerima nuklir Iran,” jelasnya. Dia menjelaskan bahwa sebenarnya dia bisa melakukan lebih daripada sebuah aksi deface situs. Namun, dia memilih untuk melakukan deface karena tidak ingin ‘melukai’ rakyat Iran.
Aksi hacker Yourikan ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada akhir Juli lalu, hacker yang sama juga menyerang situs yang dimiliki oleh Kementerian Energi Iran. Saat itu, dia beralasan bahwa penyerangan tersebut sebagai bentuk protes pemboman yang terjadi di Bulgaria dan mengakibatkan korban warga Israel.

Protes Penangkapan Hacker


Protes Penangkapan Hacker, Situs-situs Milik Pemerintah Diserang Anonymous Indonesia

Beberapa waktu lalu, seorang hacker bernama Wildan Yani Ashari ditangkap kepolisian karena melakukan aksi protes dengan men-deface situs pemerintah. Kini, langkah serupa pun diikuti oleh para hacker lain yang mengaku berasal dari grup Anonymous Indonesia.
Beberapa situs pemerintah dengan domain .go.id pun telah berhasil dilumpuhkan. Situs-situs tersebut antara lain adalah KPPU, BPS, Kemenkumham, Kemensos, Indonesia.go.id, KBRI Tashkent, serta Kemenparef.
Langkah ini dilakukan oleh Anonymous Indonesia karena pihak kepolisian telah menangkap Wildan. Mereka menganggap bahwa aksi peretasan situs Presiden Indonesia oleh Wildan merupakan bukti adanya kerentanan keamanan dalam situs tersebut.
“Apakah kalian akan tahu kelemahan sistem website nya? Dan apakah kalian ingin jika website itu dibobol oleh seorang peretas yang tidak bertanggung jawab bahkan kemungkinan data-data bisa hilang, dan bagaimana jika website itu diambil oleh tangan asing yang bukan berasal dari Indonesia?” tulis Anonymous Indonesia.
Sebagai informasi tambahan, meskipun memiliki nama yang mirip, namun Anonymous Indonesia ini bukanlah sebuah grup yang terafiliasi dengan grup hacker Anonymous.

Aksi 7 April, Anonymous Klaim telah Lumpuhkan 100 Ribu Situs Israel

 Aksi 7 April, Anonymous Klaim telah Lumpuhkan 100 Ribu Situs Israel

pernyataan perang dari kelompok aktivis hacker Anonymous kepada Israel akhirnya diwujudkan. Pada 7 April kemarin, salah satu kelompok hacker terbesar dunia ini pun telah melancarkan serangan cyber kepada situs-situs milik Israel. Aksi ini pun mereka sebut sebagai #OpIsrael.

Dalam pernyataannya, terdapat situs-situs penting milik Pemerintah Israel yang diklaim telah mereka lumpuhkan. Situs-situs tersebut antara lain adalah situs Kepolisian Israel, Perdana Menteri Israel, Biro Statistik serta Departemen Pertahanan Israel.
Total dalam aksi tersebut, Anonymous mengklaim telah menjatuhkan sebanyak 100 ribu situs Israel. Tak hanya itu, mereka juga telah meretas sebanyak 40 ribu akun Facebook serta 30 ribu akun bank milik orang-orang Israel. Tak kurang pihak Anonymous memperkirakan telah membuat rugi pemerintah Israel sebesar 3 miliar USD.
Namun hal tersebut disanggah oleh pihak Israel. Perwakilan dari Biro Cyber Nasional Israel, Yitzhak Ben Yisrael mengatakan bahwa tidak ada kerusakan yang berarti dalam aksi 7 April tersebut. “Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur vital milik negara,” ujarnya dalam pernyataan resmi.
Aksi ini sendiri merupakan sebuah bentuk protes yang dilakukan oleh Anonymous karena perlakuan Israel terhadap warga Palestina. Dan, aksi ini bukanlah yang pertama kalinya. Pada November lalu, sebuah aksi serupa juga pernah dilakukan.

Terkait Penangkapan Founder Pirate Bay, Hacker Anonymous Retas Situs Pemerintah Kamboja dan Bocorkan 5000 Dokumen


Terkait Penangkapan Founder Pirate Bay, Hacker Anonymous Retas Situs Pemerintah Kamboja dan Bocorkan 5000 Dokumen

 pada awal bulan ini, pemerintah Kamboja menangkap founder Pirate Bay, Gottfrid Svartholm dan mengirimnya ke Swedia. Banyak pihak berspekulasi bahwa penangkapan tersebut memberikan pemasukan jutaan dolar bagi Kamboja.


Bersamaan dengan ekstradisi Svarthom, hacker Anonymous melakukan peretasan terhadap situs pemerintah Kamboja, tepatnya situs Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional. Akibat aksi peretasan tersebut, 5000 dokumen terkuak ke publik. Sayangnya, akibat aksi peretasan tersebut, beberapa situs milik negara lain pun terkena imbasnya. Salah satunya adalah Nepal yang salah satu lembaga militernya harus menuai getah peretasan tersebut.
Bersamaan dengan aksi peretasan tersebut, hacker Anonymous juga menyertakan pesan kepada pemerintah Kamboja. Mereka mengatakan bahwa aksi tersebut mereka lakukan terkait penangkapan dan ekstradisi yang dilakukan oleh salah satu negara tetangga Indonesia itu.
Total dokumen yang terkuak berjumlah 5.234 dokumen. Dokumen-dokumen tersebut pun dipublish oleh Anonymous dalam dua paket yang masing-masing memiliki ukuran file 161MB dan 230MB. Jika Anda tertarik untuk melihat data-data tersebut, Anda bisa mengunjungi situs ini http://par-anoia.net/assessment/kh/.

Situs Web Pemerintah Brasil Jadi Korban Hack Akibat Munculnya Protes Dampak Negatif Piala Dunia 2014


Situs Web Pemerintah Brasil Jadi Korban Hack Akibat Munculnya Protes Dampak Negatif Piala Dunia 2014

 

anonymous hacker tampaknya bakal terus menargetkan keberadaan situs pemerintah Brazil sebagai upaya mengibarkan aksi protesnya dalam menentang kebijakan pemerintah setempat yang sebentar lagi akan menggelar penyelenggaraan empat tahunan ajang Piala Dunia Sepak Bola FIFA 2014 di negeri Samba tersebut.

Seiring gelombang protes yang semakin gencar terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini, para hacker tampaknya telah berhasil menyerang dan merusak subdomain di berbagai situs web di seluruh negara bagian penghasil bibit bintang sepak bola terbesar dunia tersebut, yang beberapa diantaranya adalah Ceará (barro.ce.gov.br), Santa Catarina (indaial.sc.gov.br), Bahia (dommacedocosta.ba.gov.br) dan São Paulo.
Dan bahkan di awal-awal berlangsungnya kampanye atau tepatnya pada akhir bulan Desember 2013 yang lalu, sebuah situs web pemerintah Igarapé do Meio di kota Maranhão (igarapedomeio.ma.gov.br) telah berhasil dibobol dan di-hack. Atas semua kejadian terjadi tersebut, berbagai kelompok hacker kabarnya telah berada di balik serangan #OpWorldCup, yang termasuk diantaranya adalah DK Brasil HackTeam dan Insanity HackTeam.
Usut punya usut, protes menentang penyelenggaran Piala Dunia Sepak Bola di negara Brasil yang dilakukan oleh para aktivis hacker atau yang lebih dikenal sebagai hacktivists ini kabarnya nyata-nyata dinilai telah membawa dampak negatif terhadap Brazil terutama para penduduknya selama ini.

 

Wednesday, 19 February 2014

Terungkap! NSA Bisa Sadap Semua Aktivitas Online dengan XKeyscore

Terungkap! NSA Bisa Sadap Semua Aktivitas Online dengan XKeyscore




Terungkap! NSA Bisa Sadap Semua Aktivitas Online dengan XKeyscore

Beberapa waktu lalu, dunia dikejutkan dengan pengakuan mantan kontraktor Booz Allen yang bekerja untuk National Security Agency, Edward Snowden. Kepada Guardian dan Washington Post, Edward Snowden mengungkap adanya upaya penyadapan yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat melalui NSA dalam program bernama PRISM. Penyadapan dilakukan dengan memanfaatkan server milik sembilan perusahaan teknologi, di antaranya Facebook, Apple, Google, dan Microsoft.

Tapi kejutan tak berhenti di situ. Sebab kali ini Guardian yang Liputan6.com kutip Kamis (1/8/2013), mengungkap adanya alat penyadapan bernama XKeyscore. Alat ini merupakan interface terpusat yang bisa mengakses email, percakapan Facebook, history penelusuran web pada browser, dan masih banyak lagi.

XKeyscore ini diketahui mulai muncul dalam sebuah materi pelatihan NSA sekitar 2008 dan 2010. Tak hanya analis NSA yang bisa mengakses alat penyadapan ini, tetapi juga analis luar seperti Edward Snowden. Meski disebut sebagai anggota NSA, tapi Snowden memang ditempatkan untuk bekerja pada sebuah perusahaan kontraktor Booz Allen.

Beragam database bisa muncul di alat ini. Penggunanya bisa melakukan pencarian untuk menemukan orang tertentu dengan kode pencarian seperti alamat email, nama, nomor ponsel, tipe browser, bahasa yang digunakan, alamat IP, atau kata kunci spesifik lain. Metadata juga bisa digunakan untuk melakukan pencarian yang lebih sempit. Konten aktual seperti teks di email juga bisa muncul dalam database.

Menurut aturan tentang pengawasan NSA, data ini hanya bisa digunakan untuk menargetkan warga negara non-Amerika tanpa surat pengadilan. Tapi tak jelas apakahg ada pembatasan teknis atau aturan yang lebih mengikat dan spesifik tentang penyadapan via XKeyscore. NSA pun membantah adanya penyimpangan penggunaan.

"XKeyscore digunakan sebagai bagian dari sistem pengumpulan sinyal intelijen luar negeri yang diatur hukum NSA," demikian pernyataan NSA kepada Guardian. "Tuduhan penyebaran, analis yang bisa akses tanpa pengecekan ke koleksi data NSA tentu tidak benar," ucapnya.

Dengan alat penyadapan ini, NSA mengklaim berhasil menangkap 300 teroris.

XKeyscore sepertinya juga bisa menyimpan banyak data dan tak diketahui batasan yang dimilikinya. Di 2012, setidaknya ada 41 miliar rekaman data individu yang disimpan di XKeyscore selama periode 30 hari. Karena itu konten seperti isi email biasanya disimpan dalam tiga hingga lima hari, dengan metadatanya tersimpan hingga 30 hari.

Sejumlah kemampuan XKeyscore juga sudah pernah dipublikasi oleh beberapa media. O Globo pernah mempublikasi slide dari presentasi XKeyscore. Di situ terlihat kalau NSA bisa mengakses rekaman Google Maps dan pencarian situs.

Der Spiegel juga memberitakan kalau intelijen Jerman memiliki kemampuan untuk mengakses data XKeyscore. Tapi informasi yang diperlihatkan Guardian memperlihatkan kemampuan XKeyscore yang lebih mengerikan: memantau aktivitas online setiap orang di belahan dunia manapun. (gal)

Fakta Baru Penyadapan NSA Terkuak, Ada Ratusan Ribu Target Aktif

Fakta Baru Penyadapan NSA Terkuak, Ada Ratusan Ribu Target Aktif

 Fakta Baru Penyadapan NSA Terkuak, Ada Ratusan Ribu Target Aktif

Liputan6.com, Washington : Episode mengenai penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat melalui National Security Agency (NSA) terus berlanjut. Tapi kali ini kisahnya tak menyorot tentang pelarian Edward Snowden, eks asisten teknis di Badan Intelijen AS (CIA) dan NSA yang membocorkan upaya penyadapan tersebut. Fakta baru tentang penyadapan ini kembali terkuak dengan empat slide dari dokumen yang mengungkap informasi baru yang mengejutkan.

Dilansir dari laman Washington Post yang Liputan6.com kutip Minggu (30/6/2013), terdapat empat slide baru mengenai program penyadapan bernama PRISM. Seperti yang dibocorkan Snowden sebelumnya, PRISM merupakan program pengawasan yang dilakukan NSA dan FBI dengan memantau aktivitas online warga AS. Caranya, dengan memanfaatkan sembilan server milik perusahaan teknologi terkenal di AS seperti Google, Apple, Microsoft, Yahoo, dan Facebook.

Hal mengejutkan memang didapat di empat slide tentang program PRISM yang diungkap Washington Post. Antara lain: "tergantung provider, NSA bisa menerima notifikasi langsung saat target masuk ke akun atau mengirim email, teks, dan percakapan suara saat itu terjadi," demikian yang tertulis di dokumen PRISM.

Salah satu slide bahkan mengungkap screenshot antarmuka dari situs PRISM. Di sini terlihat jumlah penyadapan yang dilakukan Pemerintah AS untuk melawan aksi teror. Jumlah targetnya pun mencengangkan.

Dari salah satu yang diperlihatkan Washington Post adalah screenshot tertanggal 5 April. Angka yang diperlihatkan saat itu mengenai adanya 117.675 penyadapan. Angka ini merupakan "target pengawasan secara aktif". Tapi tak diketahui apakah 117.675 itu merupakan jumlah target individu, atau merupakan jumlah penyadapan.

Sedangkan dua slide lain memperlihatkan proses pengumpulan data. Dari analis di lembaga seperti NSA, ke analis data menggunakan tool seperti Marina (data internet), Mainway (catatan panggilan), Nucleon (data suara), Pinwale (data video).

Salah satu slide juga mengindikasikan kalau FBI melakukan pengecekan komunikasi terhadap database milik mereka sendiri. Ini merupakan salah satu cara untuk melakukan verifikasi terhadap target tertentu yang dipilih.

Tapi belum diketahui apakah NSA punya akses langsung ke sembilan server milik perusahaan teknologi raksasa. Keterlibatan mengenai server milik Google, Yahoo, Apple, Facebook Microsoft, PalTalk, YouTube, Skype, dan AOL ini sebelumnya terungkap dari slide yang telah dibocorkan sebelumnya dan dipublikasi di Washington Post dan The Guardian.

Bocoran ini kemudian diketahui dilakukan oleh Edward Snowden. Pemerintah AS saat ini masih berupaya untuk memulangkan dan memproses hukum Snowden di negara asalnya itu. Belum diketahui posisi Snowden saat ini.

Terakhir Snowden diketahui masih di area transit bandara di Moskow, Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin pun berjanji tak akan mengekstradisi Snowden, yang saat ini disebut Putin berada di zona yang secara hukum bukan wilayah Rusia

Hacker Bakal Digandeng Pemerintah untuk Jaga Data Pemilu

 Hacker Bakal Digandeng Pemerintah untuk Jaga Data Pemilu



Pemerintah lewat Komisi Pemilihan Umum (KPU) miliki sejumlah rencana untuk mengandalkan segala Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. Salah satu diantaranya dengan tidak menutup kemungkinan untuk mengandeng hacker dalam pengamanan data Pemilu. Seperti apa?
Hingga saat ini belum ada lembaga yang diajak bekerjasama dalam membantu proses pengamanan sistem Informasi Teknologi (IT) yang dimiliki. Kerja sama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) pun juga belum dilakukan.
Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan jika ia dan jajarannya meminta seluruh komunitas IT yang ada di Indonesia untuk sudi berikan bantuan terkait pengamanan data Pemilu. KPU juga akan meminta saran dan masukan dari pelbagai pihak termasuk BPPT, Kominfo, Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Pakar dan ahli yang akan kita libatkan, mudah-mudahan proses kerja sama dapat segera dilakukan,” imbuhnya.
Kerjasama yang ada tidak akan hanya menyasar ke lembaga atau instansi resmi namun juga ke perorangan. Di atas KPU menyebut pakar IT serta komunitas yang mana kelompok hacker juga termasuk di dalamnya.
“Kita harapkan kawan-kawan hacker juga berpihak kepada kita. Sehingga data pemilu menjadi aman,” tambah Ferry seperti dikutip dari Fajar.co.id.
Apa sesungguhnya yang diharapkan KPU terkait kerja sama itu? Masih menurut Ferry, KPU ingin memerkuat sistem pengamanan terhadap server Pemilu yang memuat sejumlah data penting. Server itu nantinya akan berisi database hasil pemilihan legislatif, pemilihan presiden, serta dokumen penting lain.

Peneliti Keamanan Asia Berhasil Bobol Windows 8

 Peneliti Keamanan Asia Berhasil Bobol Windows 8

 Ilustrasi. (foto: brightonlite.wordpress.com)

CALIFORNIA – Microsoft nampaknya tak hanya mengandalkan kampanye promosi untuk menggenjot penjualan sekaligus mempopulerkan sistem operasi terbarunya. Terkini, perusahaan pun membagikan sejumlah hadiah berupa uang bagi pihak yang mampu membobol keamanan Windows 8.

Meladeni tantangan Microsoft, seorang peneliti keamanan asal Asia, Yang Yu, berhasil menunjukkan kemampuannya untuk menemukan celah keamanan pada produk Windows. Disadur Softpedia, Sabtu (15/2/2014), Yu berhak menerima hadiah USD100 ribu dari program Security Response Center yang digelar Microsoft.

Sayangnya, Microsoft tidak mengungkap celah keamanan apa yang berhasil Yu temukan, tapi perusahaan mengonfirmasi bahwa ia menjadi peneliti kedua yang memperoleh hadiah terbesar dari program tersebut.

"Ini mencerminkan bahwa kami belajar untuk membangun pertahanan yang kuat, tapi dibangun di atas teknik bypass," ujar seorang juru bicara Microsoft.

Adapun Microsoft telah memberikan hadiah sebesar USD100 ribu baik celah keamanan yang terdapat pada versi terbaru Windows, serta USD50 ribu bagi pembuat sistem pertahanan untuk mitigasi bypass. Selain itu perusahaan asal Redmond, itu juga memberikan USD11 ribu bagi peneliti yang berhasil menemukan celah pada Internet Explorer 11.

Hacker Indonesia dalam Posisi Siaga

 Kisruh Penyadapan Lagi, Hacker Indonesia dalam Posisi Siaga

 

Isu penyadapan oleh Australia terhadap Indonesia mencuat lagi. 'Bullying' negara tetangga terhadap Indonesia ini juga diamati perkembangannya oleh para peretas Indonesia. Saat ini, para peretas sedang dalam posisi siaga, dan siap menyerang jika memang dibutuhkan atau apa yang dilakukan Australia meninyinggung harga diri bangsa.
Seorang hacker yang beberapa bula lalu ikut menyerang beberapa situs pemerintah Australia menyatakan dirinya dan teman-teman hacker masih melihat kondisi lebih dulu. "Jika diperlukan dan disepakat teman-teman, kita akan gelar kembali serangan terhadap Australia. #op Australia mungkin dihidupkan kembali," katanya.
Memang saat ini belum nampak ada situs pemerintahan Australia yang tumbang. Hal itu memang karena belum ada serangan apapun dari para peretas. Namun, jika memang Australia juga tidak meminta maaf secara terbuka, serangan akan dilakukan kembali.
Sebagaimana diketahui, November lalu, sebagai buntut penyadapan yang dilakukan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, para menteri dan juga Ibu Negara, para hacker bahu-membahu menyerang situs-situs pemerintahan. Tidak sembarangan situs diserang, melainkan situs intelijen, perbankan termasuk kepolisian Australia diserang dan dibuat semaput, down berhari hari.
Serangan sebelumnya dilancarkan dengan metode DDOS (distributed denial of service). Dimana sebuah situs diserang beramai-ramai pada waktu yang sama.  

5 Hacker Cilik Dengan Kemampuan Besar

5 Hacker Cilik Dengan Kemampuan Besar



Dunia hacker tak hanya melibatkan orang dewasa. Beberapa tahun belakangan ini banyak hacker cilik yang muncul ke permukaan, baik yang masuk dalam kelompok White-hat Hackers dan Black-hat Hackers. Bisa dibilang, anak kecil dan remaja dapat mempelajari banyak hal dengan lebih cepat ketimbang orang dewasa.

Baru-baru ini kejahatan cyber bahkan sudah melibatkan anak-anak dan remaja. Sebut saja remaja 17 tahun yang dilaporkan telah meretas 70 juta kartu kredit, yang diketahui menetap di wilayah perkotaan St. Petersburg, Rusia.

Dalam aksinya itu ia menanamkan malware jenis Trojan pada sistem pembayaran kartu kredit. Dengan demkian, ia dapat dengan mudah mengumpulkan data-data pemilik maupun transaksi kartu kredit yang dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan.

Namun di artikel serial kali ini kami menyajikan 5 hacker cilik dari berbagai negara, yang masuk dalam kelompok White-hat Hackers. Mereka adalah Lim Ding Wen, Zora Ball, Steven Gonzales Jr, Santiago Gonzales, dan Zach Marks.


Ciptakan Aplikasi Inovatif  
Hacker cilik pertama yang cukup menyita perhatian publik adalah bocah berusia 11 tahun dengan nama Lim Ding Wen. Pada tahun 2009, programer asal Malaysia ini menciptakan sebuah aplikasi virtual painting bernama Doodle Kids.

Mulanya ia menciptakan aplikasi ini untuk menghibur adiknya, namun tak disangka aplikasi itu melenggang di toko aplikasi Apple App Store. Wen yang mengaku belajar bahasa pemrograman sejak usia 7 tahun, memahami betul bahasa kode seperti BASIC, GSoft BASIC, Complete Pascal, Orca/Pascal dan Objective-C. Wen kini diketahui menetap di Singapura dan masih aktif mengembangkan aplikasi.

Kemudian ada bocah cantik bernama Zora Ball, yang pada tahun 2012 didapuk sebagai pencipta aplikasi termuda. Kala itu programer cilik asal Philadelphia, Amerika Serikat tersebut masih berusia 7. Ia berhasil menciptakan game edukatif bernama Ball di ajang FATE Bootsrap Expo.

Mengutip laman Huffington Post, Selasa (18/2/2014), sebenarnya ajang yang diselenggarakan oleh University of Pennsylvania itu hanya boleh diikuti oleh peserta berumur minimal 12 tahun. Namun berkat kecerdasannya, Zora diijinkan untuk turut serta.


Hacker Melawan KankerYang paling memilukan adalah kisah hacker cilik bernama Steven Gonzales Jr. Memasuki usianya yang ke-12 pada tahun 2005, ia didiagnosa mengidap kanker darah Myelogenous Leukemia akut. Dokter yang menangani penyakitnya mengatakan bahwa kesempatan hidup Gonzales tidak kurang dari 2%.

Namun karena semangatnya yang besar, Gonzales berhasil melewati 100 hari masa kritisnya. Di sela-sela kesehariannya menjalani kemoterapi dan transplantasi darah, ia menciptakan aplikasi game yang diberi nama Play Against Cancer. Demikian seperti dikutip dari NBC Latino.
Game itu menceritakan seorang tokoh superhero yang berperang melawan sel kanker - diilustrasikan sebagai monster berwarna hijau. Kini memasuki usianya yang ke-19, ia beberapa kali menjadi pembicara pada sebuah konferensi `Technology, Entertainment, and Design (TED)` tentang kekuatan penyembuhan dari video game.

Tak hanya itu, programer asal Texas, Amerikas Serikat ini juga berhasil menciptakan sebuah jejaring sosial untuk pasien penderita kanker bernama The survivor Games yang dibuat khusus untuk anak-anak berusai 6 hingga 12 tahun ke atas.5 Hacker Cilik Dengan Kemampuan Besar

Buat Belasan Aplikasi
Kemudian terdapat hacker cilik bernama Santiago Gonzales, yang pada usianya yang ke-14 tahun berhasil menciptakan sekitar 15 aplikasi berbasis iOS, baik itu berupa game maupun edukasi. Salah satu aplikasi besutannya yang paling populer adalah Super Slide Puzzle, yang memungkinkan pengguna untuk menyusun sejumlah foto dari smartphone dan membentuk sebuah puzzle.

Juga ada aplikasi edukasi Space Solar System yang dapat menampilkan gambar visual dari planet-planet di luar angkasa, lengkap dengan berbagai informasi. Dan yang terakhir adalah hacker cilik bernama Zach Marks. Kiprahnya berawal ketika ia dilarang oleh orangtuanya untuk membuat akun Facebook.

Pasalnya saat itu Zach masih berusia 11 tahun, sedangkan Facebook membuat peraturan pembuat akun minimal berusia 13 tahun. Ia pun akhirnya terinspirasi untuk membuat sebuah jejaring sosial untuk anak-anak. Pada Desember 2012, USA Today melaporkan bahwa media sosial besutannya, Grom Social, berhasil memperoleh sekitar 2000 pengunjung dan 6000 halaman yang diakses setiap harinya.

Monday, 17 February 2014

Hacker Suriah Berhasil Mengambil Alih Akun Twitter Microsoft

para hacker Suriah yang tergabung dalam Syria Electronic Army (SEA) baru saja menyerang akun Twitter milik Microsoft. Para hacker tersebut pun sempat menuliskan beberapa Tweet di akun tersebut. Namun pada saat ini, Microsoft berhasil mengambil alih akun tersebut.
twitter microsoft
Melalui akun Twitter @MSFTnews milik Microsoft, para hacker itu pun menyampaikan pesannya kepada publik. Mereka mengatakan bahwa Microsoft menjual dan memberikan data user Outlook serta Hotmail kepada pemerintah.
hacker suriah
Tak hanya akun Twitter @MSFTnews. Para hacker tersebut juga sebelumnya mengambil alih akun @XboxSupport. Akun ini pun sempat berada di kendali para hacker sekitar satu jam. Selanjutnya, Microsoft pun membersihkan sisa-sisa keberadaan SEA di akun tersebut.

Tuesday, 11 February 2014

Hacker Suriah Serang eBay & PayPal

Hacker Suriah Serang eBay & PayPal

 Ilustrasi (Foto: Reuters)

CALIFORNIA - Kelompok hakcer Suriah, Syrian Electronic Army (SEA), mengklaim melakukan serangan cyber terhadap eBay dan PayPal. Namun mereka menegaskan serangan ini bersifat 'operasi hacktivis' dan tidak menargetkan akun informasi konsumen.

SEA mengklaim dengan serangannya, mereka bisa mengganti halaman muka eBay dan PayPal di Prancis, Israel, dan Inggris dengan logo SEA. "Kami tidak menyerang untuk meretas akun orang-orang," ungkap anggota SEA, Th3 Pr0 kepada Mashable, Selasa (4/2/2014).

Th3 Pr0 mengatakan bahwa SEA 'mengganggu' manajer domain eBay, sehingga mereka bisa menutup website atau mengarahkannya ke server lain. Ia menambahkan bahwa logo SEA sempat ditampilkan di halaman eBay dan PayPal selama 30 menit.

Sayangnya Th3 Pr0 menolak menjelaskan proses serangan, dan mengatakan bahwa SEA menggunakan taktik yang lebih kuat daripada serangan biasanya. "PayPal menggunakan sejumlah besar protokol otentifikasi dan verifikasi, sehingga serangan memerlukan teknik yang jauh lebih kuat," jelas hacker tersebut.

SEA mengatakan serangan ini sebagai pembalasan atas kurangnya kehadiran eBay dan PayPal di Suriah.

Adapun pihak PayPay mengakui telah terjadi gangguan pada layanannya. "Untuk periode yang singkat, orang-orang dalam jumlah sangat terbatas yang mengunjungi halaman pemasaran PayPal dan eBay di Inggris, Prancis, dan India telah dialihkan. Masalah ini dengan cepat terdeteksi dan diselesaikan," jelas Senior Director of Global Initiatives PayPal, Anuj Nayar.

Nayar menegaskan tidak ada data dan akun konsumen yang diakses akibat masalah yang terjadi. "Kami sangat serius untuk keamanan dan privasi konsumen, serta secara aktif menyelidiki alasan di balik pengalihan sementara tersebut," tuturnya.

Hacker Serang Situs Sony & PlayStation

Hacker Serang Situs Sony & PlayStation

Logo PlayStationTOKYO - Sebuah kelompok hacker yang menamakan diri mereka 'Anonymous' menyerang situs Sony.com dan Playtation.com.

Dalam pernyataannya, Anonymous mengklaim bahwa aksi mereka merupakan reaksi atas perlakuan Sony terhadap hacker Geohot yang berhasil menembus sistem operasi PlayStation 3, dan Graf_Chokolo, hacker lain yang tengah diburu Sony.

"Saat ini anda telah mendapat perhatian khusus dari Anonymous. Tuntutan hukum anda terhadap teman hacker kami, Geohot dan Graf_Chokolo, baru-baru ini tidak hanya membuat kami berang, tapi juga tidak termaafkan," demikian pernyataan Anonymous sebagaimana dikutip T3, Selasa (5/4/2011).

Selain membajak kedua situs itu, Anonymous juga mengancam akan menyerang situs PlayStation Network (PSN) dan PlayStation Store melalui video yang mereka rilis di YouTube.

Sebagai informasi, Anonymous merupakan kelompok hacker yang bertanggung jawab atas serangan ke situs Amazon dan Mastercard. Anonymous menegaskan, aksi itu dilakukan sebagai bagian dari dukungan mereka terhadap situs whistle-blower Wikileaks.

Monday, 10 February 2014

Daftar Situs Australia yang Berhasil Dilumpuhkan


Daftar Situs Australia yang Berhasil Dilumpuhkan

 

Ini Daftar Situs Australia yang Berhasil DilumpuhkanTEMPO.CO, Jakarta - Sebuah kelompok hacker yang menamakan diri Anonymous Indonesia menulis di Twitter daftar lebih dari seratus situs Australia yang dibajak kelompok ini. Kelompok itu menyatakan melakukan aksi tersebut sebagai respons atas laporan kegiatan penyadapan oleh Australia.

Situs-situs itu dirusak dan menampilkan pesan "Stop Spying on Indonesia" atau "Berhentilah Memata-matai Indonesia". Kebanyakan situs yang diretas adalah situs kegiatan bisnis kelas bawah Australia dan diduga dipilih secara acak.

Penyerangan terhadap situs-situs Australia ini dilatarbelakangi Temuan Citizen Lab tentang adanya software FinFish di jaringan telekomunikasi Indonesia merupakan bukti adanya penyadapan telepon dan Internet di Indonesia oleh pihak asing.

Penyerangan pun terus digelontorkan dengan cara men-deface halaman hingga menghapus file index dari website tersebut. Inilah beberapa website yang berhasil dilumpuhkan oleh hacker Indonesia (berasal dari banyak tim hacker, bersatu).

Banyak website berhasil dilumpuhkan dan diacak-acak, di antaranya:




http://www.smashingsites.com.au/
http://clanhost.com.au/
http://lite-net.com.au/
http://tasfam.net.au/
http://www.fairiesonthedowns.com.au/
http://www.beatsworkingcamperhiretoowoomba.com.au/
http://aroonaplumbing.com.au/
http://matthewperceval.com.au/
http://mononocatdesign.com/
http://merchantkings.com.au/
http://www.debteye.org/
http://loadedcanon.com.au/
http://bennettswoodnh.org.au/
http://safeperth.com.au/
http://gowakesunshinecoast.com.au/
http://landmarksurveying.com.au/
http://uniaire.com.au/
http://rcbikes.com.au/
http://www.amvi.com.au/
http://www.fxbuilding.com.au/
http://www.sharksdistribution.com.au/
http://www.shirehosting.com.au/
http://www.binscreens.com.au/ http://www.sairubberstamps.com.au/
http://www.flufferzcarwashcafe.com.au/
http://www.ip-australia.com.au/
http://www.real--estate.com.au/
http://www.bbalesh.com/
http://www.mysocialrocket.com/
http://www.bakarzala.org/
http://www.bkarzala.com/
http://www.bkarzla.com/
http://www.cheapwebsite.biz/
http://www.coolclub.com.au/
http://www.danzaco.com.au/
http://www.djhireinsydney.com.au/
http://www.freifer.com/
http://www.merrylandswebsitedesign.com.au/
http://www.mobiledjsydney.com.au/
http://www.parramattawebsitedesign.com.au/
http://www.realtrafficshop.com/
http://www.sydneymobiledj.com.au/
http://www.triplexsigns.com/

Situs pemerintah Indonesia diretas

Situs pemerintah Indonesia diretas

retas situs

 


Government of Indonesia, you cannot arrest an idea NO ARMY CAN STOP US #Anonymous #OpFreeWildan #FreeAnon", pesan itu terpampang di sedikitnya tujuh situs web resmi berbagai institusi pemerintah Indonesia.

Di akun twitter @anon_indonesia, kelompok yang menyebut diri Anonymous Indonesia mengatakan peretasan dilakukan sebagai protes untuk penangkapan seorang pria berinisial WYA di Jember, Jawa Timur, yang diyakini sebagai peretas situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu.
Kelompok itu juga menulis, "Come on, Indonesia. We need your support."
Di antara situs yang menjadi sasaran serangan mereka antara lain KPPU serta Kementerian Hukum dan HAM.

Situs SBY

Pada 9 Januari, situs resmi Yudhoyono yaitu presidensby.info diretas oleh hacker yang menyebut diri jemberhacker team.
Saat itu, situs menampilkan latar belakang hitam dengan tulisan warna hijau "Hacked by MJL007" dan logo 'jemberhacker team.'
Namun hal itu tidak berlangsung lama dan juru bicara kepresidenan Julian Aldrin Pasha saat itu hanya mengatakan sempat ada "gangguan" tetapi berhasil diatasi.
Senin (29/1), pelaku peretasan diketahui sebagai pegawai warung internet berinisial WYA dan berdasarkan keterangan Kapolres Jember AKBP Jayadi, ia telah ditangkap.
WYA dilaporkan sebagai lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang bekerja sebagai operator dan teknisi komputer di salah satu warnet di Jalan Letjen Suprapto, Jember, Jawa Timur.

Akun Twitter kelompok peretas dibobol

Akun Twitter kelompok peretas dibobol

  anonymous twitter hack
Kelompok peretas komputer Anonymous dipermalukan ketika akun Twitter mereka berhasil diretas oleh salah satu rival.
Kelompok peretas Rustle League mengatakan telah membobol akun @Anon_Central yang memiliki 160.000 followers.
Insiden itu menambah panjang daftar akun Twitter populer yang menjadi korban peretasan beberapa hari terakhir ini, termasuk akun milik Burger King, Jeep dan pembawa acara Top Gear BBC Jeremy Clarkson.
Para pakar memperingatkan bahwa pengguna harus memperkuat kata kunci (password) mereka.
"Alasan kenapa Anonymous menjadi korban kemungkinan adalah kelemahan manusia," kata Graham Cluley, konsultan senior di perusahaan keamanan Sophos.
"Peluangnya adalah mereka masih menggunakan kata kunci yang buruk, seperti menggunakan kata kunci yang sama di beberapa tempat berbeda atau memilih kata kunci yang mudah ditembus.
Semua orang harus belajar untuk ebih berhati-hati dan memperkuat keamanan kata kunci mereka dari insiden-insiden seperti ini, jika hal ini terjadi pada akun yang dikelola oleh suporter Anonymous, maka hal ini juga bisa terjadi pada anda," kata dia.
Hari Senin, akun milik Burger King juga diretas dan pada hari Selasa akun Jeep milik Chrysler dibobol.
Satu pesan yang dipublikasikan di akun Burger King mengklaim bahwa perusahaan itu telah dijual ke McDonalds sedangkan akun Jeep mempublikasikan pesan mengenai mobil-mobil pesaingnya.
Sementara itu, akun Jeremy Clarkson diretas oleh iklan spam yang mempromosikan obat penurun berat badan.

NSA 'mendapat data dari Angry Birds

angry birdsBadan intelijen AS dan Inggris secara rutin berusaha mendapat akses ke data pribadi dari Angry Birds dan aplikasi seluler lainnya, seperti disampaikan sebuah laporan.

Dokumen milik Badan Keamanan Nasional AS  (NSA) menunjukkan lokasi, situs web yang dikunjungi dan daftar kontak termasuk dalam data yang disasar dari aplikasi seluler.

Ini adalah pengungkapan paling baru dari dokumen yang dibocorkan oleh  Edward Snowden.

Dalam sebuah pernyataan, NSA mengatakan tidak tertarik dengan data di luar "target intelijen asing yang pasti."
"Implikasi bahwa pengumpulan intelijen asing oleh NSA fokus pada ponsel pintar atau komunikasi media sosial dari rakyat Amerika sehari-hari tidak benar," kata pernyataan tersebut.

'Emas batangan'

Laporan yang dipublikasikan oleh New York Times, ProPublica dan Guardian itu mengatakan bahwa NSA dan badan intelijen Inggris GCHQ bekerja sama sejak 2007 untuk membangun akses guna mendapat informasi dari aplikasi ponsel dan tablet.
Skala pengumpulan data belum diketahui.
Namun laporan mengindikasikan bahwa data itu diambil dari pemetaan, video game dan aplikasi jejaring sosial dengan teknik yang sama untuk menyadap lalu lintas internet ponsel dan  data pesan singkat (SMS).
Sebuah laporan GCHQ menunjukkan bagaimana menyadap informasi dari ponsel milik pengguna Angry Birds dan sistem operasi Android.
NSA menyebut skenario itu seperti "emas batangan."
Angry Birds telah diunduh 1,7 miliar kali di seluruh dunia.
GCHQ menolak berkomentar tapi menegaskan bahwa semua kegiatan mereka "legal, penting dan proporsional."
Aplikasi lain yang disebut dalam dokumen tersebut antara lain situs berbagi foto Flickr, jejaring sosial berbasis film Flixter dan aplikasi yang terkoneksi ke Facebook.
Pembuat aplikasi bertanggung jawab atas informasi yang didapat dari setiap aplikasi, tapi tidak ada petunjuk bahwa perusahaan-perusahaan itu setuju untuk berbagi data dengan badan-badan intelijen tersebut.

Curi Data Rahasia Nsa, Snowden Pakai Peranti Sederhana

TEMPO.CO, Los Angeles - Pembocor dokumen-dokumen rahasia badan intelijen Amerika Serikat (NSA), Edward Snowden, ternyata menggunakan piranti murah dan bisa diakses secara umum untuk menjarah data jaringan NSA. Hal tersebut lantas menimbulkan pertanyaan bagaimana NSA tak bisa mendeteksi pencurian data oleh Snowden.

Hasil penyelidikan pejabat NSA mengungkapkan ribuan dokumen yang dibocorkan Snowden ternyata menggunakan perangkat lunak bernama Web Crawler. Perangkat ini dirancang untuk mencari, mengindeks, dan mem-backup fail rahasia di situs NSA.

Aktivitas yang dilakukan ini tentu memicu pertentangan di antara pejabat NSA. Namun Snowden meyakinkan mereka bahwa apa yang dia lakukan ini sah dan hanya bertujuan sebagai proses penyimpanan dan pengamanan data.

"Kami tidak percaya ini dilakukan sesorang yang duduk di depan mesin dan mengunduh banyak materi secara bertahap," kata seorang pejabat NSA yang enggan disebutkan namanya, Senin, 10 Februari 2014. Proses pengunduhan, kata pejabat itu, terbilang "cukup otomatis".

Web Crawler dikenal bekerja seperti seekor laba-laba yang bergerak menyusuri dari satu situs ke situs lain menuju tautan yang tertanam dalam setiap dokumen, kemudian menyalin semua dokumen yang ditemui. Snowden diyakini telah mengakses salinan lebih dari 1,7 juta dokumen.

NSA memiliki mandat untuk mencegah dan menangkis serangan cyber terhadap perangkat komputer milik pemerintah Amerika. Namun serangan dari dalam oleh Snowden yang relatif sederhana seharusnya sudah terdeteksi sejak awal. Hal ini mengingatkan peristiwa tiga tahun lalu, ketika Chelsea Manning menggunakan teknik serupa untuk membobol data milik Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dan data militer yang kemudian dibocorkan kepada Wikileaks.

Snowden adalah mantan karyawan NSA bidang teknologi yang bekerja di sebuah pos NSA di Hawaii. Ketika itu, kabarnya, pos yang ditempati Snowden saat bertugas belum dilengkapi dengan monitor modern yang bisa memicu alarm.

Sedangkan markas NSA di Ford Meade, Maryland, memiliki monitor seperti itu, sehingga menimbulkan pertanyaan bagaimana aksi Snowden bisa tak terdeteksi. "Apakah Snowden benar-benar orang baik yang beruntung ataukah memang posisinya strategis," kata pejabat itu.

Akibat aksi pembocoran dokumen tersebut, Snowden dituduh sebagai mata-mata Rusia, negara yang memberikannya suaka. Namun dia membantah tuduhan tersebut.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Rusia Michael McFaul juga menolak ikut campur dalam urusan Snowden. "Apa yang bisa saya katakan adalah kita menginginkan Snowden segera menyelesaikan masalah ini, menghadapi segala tuduhan atas dirinya, dan menyerahkan pada pengadilan atas apa yang telah dia lakukan," ujar McFaul.

Older Posts Home